Indonesia hehilangan 1,04 persen hutan tiap tahunnya

Hutan sebagai suatu ekosistem tidak hanya menyimpan sumberdaya alam berupa kayu, tetapi masih banyak potensi non kayu yang dapat diambil manfaatnya oleh masyarakat melalui budi daya tanaman pertanian pada lahan hutan. Sebagai fungsi ekosistem hutan sangat berperan dalam berbagai hal seperti penyedia sumber air, penghasil oksigen, tempat hidup berjuta flora dan fauna, dan peran penyeimbang lingkungan, serta mencegah timbulnya pemanasan global. Sebagai fungsi penyedia air bagi kehidupan hutan merupakan salah satu kawasan yang sangat penting.

Suatu kumpulan pepohonan dianggap hutan jika mampu menciptakan iklim dan kondisi lingkungan yang khas setempat, yang berbeda daripada daerah di luarnya. Jika kita berada di hutan hujan tropis, rasanya seperti masuk ke dalam ruang sauna yang hangat dan lembap, yang berbeda daripada daerah perladangan sekitarnya.

Di Asia Tenggara kondisi hutannya hampir mirip walaupun tak sama persis, beberapa habitat hampir sama, agak berbeda dengan Indonesia karena luas wilayahnya telah membelah “Garis Wallace” tapi untuk Indonesia bagian barat hampir sama dengan wilayah negara Asean lainnya.

Luas hutan Indonesia lima kali luasnya hutan di Malaysia saat ini (visualisasi diatas), dan tiga kali luasnya hutan Myanmar, perbedaan yang signifikan Indonesia negara kepulauan dengan hutan yang terpecah dibeberapa wilayah kepulauan akan sulit untuk mengontrol dan menekan angka pembalakan liar dan pengrusakan hutan, disitus havocscope.com pernah menghitung angka pasar gelap di Indonesia dengan spesifik pembalakan liar rerata per tahunnya USD 8 juta.

Data diatas adalah rerata persentase hutan yang hilang di 5 negara asia tenggara, Indonesia kehilangan hutan 1,04 persen rerata setiap tahunnya (perhitungan menggunakan CAGR, sejak 1990-2016). berbeda dengan Thailand dan Laos luasan hutan mereka malah bertambah sejak 1990, luasan hutan Thailand bertambah 0,62 persen rerata setiap tahunnya, sedangkan Laos 0,3 persen rerata setiap tahunnya.

Material
Foto: dari pexels.com
Data: World Bank (diolah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *