Tahun 1401 wabah pes baru saja menggerogoti Kota Florence, dan Pasukan Milan mengepung Kota tersebut, tapi warga Florence bukannya malah WfH atau menyetok makanan kaleng di rumah, malah mengadakan “kontes seni,” yaitu melukis lempengan perunggu di dalam quatrefoil dengan ilustrasi adegan dari Alkitab tentang pengorbanan “Ibrahim atas putranya” di pintu Baptistery, pemenangnya akan mendapat kontrak dan imbalan yang luar biasa, serta rasa terima kasih mendalam dari warga Kota FLorence.

Kontes itu menghasilkan dua finalis, “Lorenzo Ghiberty” dan “Filippo Brunelleschi”, persamaan dari kedua lelaki ini adalah mereka sama-sama botak prematur, Ghiberty nyaris tak punya pengalaman seniman, sedangkan Brunelleschi anak pejabat dan seniman berijazah punya banyak karya, penilaian juri imbang pada kedua finalis ini, yang akhirnya mengusulkan agar Ghiberty dan Brunelleschi bekerja sama untuk mengerjakan proyek bersama-sama, Filippo Brunelleschi yang sombong tidak terima, dia harus bekerja sendiri atau tidak sama sekali.

Akhirnya juri menyerahkan proyek itu ke Lorenzo Ghiberty, maka dimulailah persaingan seumur hidup, setelah kalah dari kontes itu akhirnya membawa Filippo Brunelleschi menggeluti arsitektur, Brunelleschi pergi ke Roma dengan temannya Donatello untuk meneliti reruntuhan kuno di sana, Brunnelleschi dengan susah payah mengukur pilar-pilar dan koridor beratap melengkung tanpa penopang luar apa pun, komentar mustahil dari orang-orang semakin memicunya, dan dia berhasil dengan gemilang.

— Pada akhirnya Lorenzo Ghiberty dan Filippo Brunelleschi menciptakan seni dan arsitektur terbaik yang pernah ada di dunia. Lorenzo Ghiberty dengan “The Gates of Paradise” sedangkan Filippo Brunelleschi dengan “Duomo”.

Kasus Filippo Brunnelleschi ini disebut sebagai sindrom “carpal tunnel”, “efek balas dendam”. Menurut jurnalis sains “Edward Tenner” sebagai “Hukum Konsekuensi” yang tak diharapkan berlangsung dalam dua arah. Kadang-kadang bencana mendatangkan manfaat yang tak terduga, atau kemenangan yang tertunda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *